Thursday, 12 March 2015

Sigura-Gura



Bendungan Sigura-Gura merupakan bendungan yang terletak 23,3 km dari hulu sungai Asahan (Danau Toba), atau 1 km di hilir Air Terjun Sigura-Gura. Bendungan ini merupakan bendungan terbesar di Indonesia setelah Bendungan Sutami. Bendungan ini berfungsi untuk menjamin ketersediaan volume air dan besarnya energi air yang diperlukan bagi pembangkit tenaga listrik di PLTA Sigura-Gura.


Sejarah bendungan Sigura-Gura ini mulai dibangun pada bulan Mei 1978 dan selesai bulan Desember 198, tinggi bendungan sekitar 46 meter dari dasar Sungai Asahan. Bendungan ini digunakan sebagai pembangkit tenaga listrik untuk Pabrik Aluminium (INALUM).


Salah satu objek wisata didaerah ini adalah Air Terjun Sigura-gura merupakan salah satu air terjun tertinggi di Indonesia dengan ketinggian mencapai 250 meter. Kawasan Sigura-Gura tidak hanya sebatas air terjun cantik ataupun bendungan saja. Tetapi lebih dari itu, kawasan sigura-gura memiliki lansekap alam yang menawan. 


Letaknya yang tidak terlalu jauh dengan objek wisata Danau Toba membuat air terjun ini selalu ramai dikunjungi oleh para wisatawan. Dari kejauhan, suara dentuman airnya akan terdengar dengan jelas. Air Terjun Sigura-gura mengalir dengan debit yang sangat deras yang bersumber dari Sungai Asahan yang datangnya dari Danau Toba. 


Untuk sampai di kawasan wisata Air Terjun Sigura-Gura, Anda yang berada di Kota Medan perlu melakukan perjalanan menuju Kabupaten Toba Samosir. Jarak antara Kota Medan dan Kabupaten Toba Samosir sekitar 250 km. Para wisatawan dapat menggunakan kendaraan pribadi ataupun kendaraan umum seperti bus dengan tujuan Kabupaten Toba Samosir. 


Masih dari Kabupaten Toba Samosir, kita dapat melihat view Danau Toba yang merupakan penampakan dari gambar pada uang kertas nominal 1000 rupiah cetakan tahun 1992.