Thursday, 19 March 2015

Tarutung, Tapanuli Utara




Tarutung yang merupakan ibu kota Kabupaten Tapanuli Utara, Sumut memiliki kepadatan tertinggi di Kabupaen Tapanuli Utara. Di tengah-tengah Kota Tarutung terdapat sebuah sungai sigeaon (Aek Sigeaon) yang membelah 2 kota Tarutung. 

Kota ini dikenal sebagai kota wisata rohani di mana di kota tersebut berdiri bangunan salib megah di sebuah bukit yang dinamai Salib Kasih. Bangunan tersebut didirikan untuk mengenang peristiwa penyebaran agama Kristen di tanah Batak yang dirintis oleh Misionaris asal Jerman yaitu Dr. I.L. Nommennsen.

Untuk sampai ke Salib Kasih kita harus membayar tiket di gerbang masuk, berjalan melewati rute menanjak selama kurang lebih 15 menit. Selama perjalanan akan disuguhkan hutan pinus dengan udara yang sangat segar. Sesampainya di puncak,  akan didapati salib yang berukuran sangat besar dan juga tempat duduk bersusun seperti altar memiliki kapasitas ratusan orang yang menghadap ke tebing bukit.
Selain mempunyai salib kasih sebagai objek wisata, Tarutung juga memiliki sebuah lokasi pemandian yang tiada duanya yaitu Air Soda atau lebih dikenal dengan Aek Rara yang terletak di desa Parbubu. Pemandian ini memang sangat asing, rasa airnya memang soda pekat yang bila kita menelan airnya akan terasa sakit di hidung dan pedih di mata. Di dalam kolam pemandian yang airnya berbuih selayaknya soda ini apabila sedang mandi orang-orang tidak boleh mengucapkan kata-kata kotor karena itu merupakan hal yang sangat tabu.

Dari Tarutung juga kita dapat melihat pesona alam dari Hutaginjang yang menjadi daya tarik tersendiri dari tempat ini adalah pemandangan Danau Toba dan Pulau Samosir yang begitu indah, dan menyejukan setiap mata yang memandangnya. Tempat ini berada di ketinggian 1550 mdpl, lokasinya dengan dengan Bandara Silangit dan untuk mencapai tempat ini bisa dilalui oleh kendaraan roda 4. 


Apabila anda melanjutkan perjalanan menuruni bukit untuk menuju ke tepian Danau Toba sepanjang jalan mata kita akan dimanjakan dengan melihat pemandagan Danau yang sangat indah dari atas sampai bawah disepanjang perjalanan. Dibawah sana kita akan menemukan Desa Muara merupakan sebuah kecamatan yang berada di pesisir pantai danau toba. Ditempat ini sudah dilengkapi dengan akomodasi yang lpenginapan juga restoran.