Thursday, 25 May 2017

Mengenal Hewan Yak di Habitat Liar Pegunungan Tibet


Perjalanan fotografi yang cukup panjang dan menyenangkan tak habis-habisnya saya melihat sesuatu yang baru dan pengalaman yang bisa menjadi cerita untuk anak cucu saya kelak. Kali ini kami menemukan hewan Yak dipadang rerumputan yang luas, jadi pertanyaan Yak yang begitu banyak ini pemilik mana yah? Karena di sekitar tempat tersebut tidak terlihat ada penggembala.



Yak (latin : Bos grunniens) merupakan hewan sejenis lembu memiliki bulu/rambut yang panjang dan sangat tebal sehingga mudah untuk dikenali, biasa berwarna hitam, sebagian berwarna coklat gelap, kadangkala ada yang berwarna putih. Ciri lainnya adalah sepasang tanduk mengarah ke depan sehingga membuatnya mirip dengan banteng.




Terlahir untuk beradaptasi dan hidup di daerah pegunungan sebagai habitat liarnya, menjadikan bulu yang tebal dan panjang membantu agar suhu tubuh tetap hangat. Pola kehidupan Yak ini berkelompok dan nomaden (berpindah-pindah), tak jarang mereka berjalan sangat jauh untuk mencari sumber makanan. Kondisi tubuh yang dimilikinya juga bisa bertahan walau menembus salju sekalipun.



Sebelum melanjutkan untuk mengeksplorasi Waqietalin Temple, kami mengisi perut dulu di sebuah distrik kecil dekat dengan kuil tersebut. Sesekali kami ikut berbaur dengan penduduk sekitar, untuk sekedar berfoto bersama.


Salam Xplorasi...!!!