Sunday, 18 June 2017

Pengalaman Tak Terlupakan "Horse Trekking" di Taktsang Lhamo Valley


Salah satu daftar yang ingin saya lakukan ketika berada di Tibet adalah menunggangi kuda diatas padang rumput pegunungan di Taktsang Lhamoo Valley. Dan yang sudah saya tunggu itu pun tiba hari ini, tepatnya di hari ke-6 kami berada di negeri atap dunia. Sesuatu yang sangat menakjubkan akan hadir di depan mata saya dan menjadikan sebuah pengalaman yang tak terlupakan seumur hidup. Di Langmusi adalah tempat terbaik untuk melakukan Horse Trekking dibandingkan tempat lainnya di Tibet...





Preparing dimulai sejak pagi hari dengan bersarapan di Jiazhou Guest House tempat kami menginap di Langmusi, diteruskan menuju ke titik lokasi pemberangkatan dengan menggunakan kuda. Sesampainya disana kami sudah ditunggu oleh seorang Tibet yang bernama Shihdur Chap yang sudah menyiapkan beberapa ekor Kuda untuk membawa kami ke tenda mereka. Selama di Taktsang Lhamo kami akan menginap di tenda milik keluarga Shihdur Chap, mereka akan menjadi keluarga angkat kami disana.



Sebelum memulai perjalanan dengan kuda, kami mendapatkan training singkat untuk bagaimana caranya mengendalikan kuda pada saat perjalanan nanti, dikarenakan kami akan membawa sendiri kuda untuk menaiki pegunungan. Ini adalah pengalaman pertama saya mengendarai kuda, so… I’m very excited…!! Kuda-kuda tersebut sudah terlatih dan sudah memahami mengenai kode-kode yang diberikan.




Sedikit yang saya ingat dalam mengendalikan kuda tersebut yaitu :
1.      Menaiki kuda yang dilakukan dari sisi kiri dan menggunakan kaki kiri sebagai tumpuan.
2.      Berjalan biasa, sedikit mengibaskan tali kendali dan hentakkan kaki secara pelan ke perut kuda.
3.      Berlari biasa, dengan beberapa kali kibaskan tali kendali, memendekkan tali dengan tangan mengikuti irama kepala kuda dan merapatkan kedua kaki ketubuh kuda maka kuda berlari dengan kecepatan normal.
4.      Lari kencang, lebih sering mengibaskan tali kendali, mengetatka tali kendali dengan menjaga irama terhadap kepala kuda yang maju mundur, kemudian kaki dirapatkan dan lebih ketat ketubuh kuda dengan kedua paha lebih mencekram pelana sehingga menghindari kita terjatuh, disini sangat diperlukan kehati-hatian ekstra.
5.     Berbelok, mengarahkan tali kendali ke kanan maka kuda berbelok ke kanan dan sebaliknya.
6.     Untuk menghentikan kuda, dengan menarik tali kendali sedikit kencang dan menepuk kedua kaki ke badan kuda.



Mulai berjalan pada siang hari sekitar pukul 13.00, sedikit takut dan grogi berada diatas kuda walaupun menunggang sendiri, namun kami masih dipantau oleh pemandu yang mengikuti kami. Setelah berjalan beberapa lama, saya mulai menikmati berada diatas kuda sambil memegang kamera dan foto keadaaan sekitar, sungguh menyenangkan. Pemandangan yang sangat menakjubkan Taktsang Lhamo Valley, padang rumput hijau yang sangat sangat luas tanpa ada pepohonan seolah berbatasan langsung dengan langit, langit terasa seakan begitu dekat.



Sepanjang perjalanan kami beberapa kali berhenti untuk berisitirahat, makan, dan mengambil foto keindahan yang sangat luar biasa. Kita akan melewati “Samudera Bunga”, dimana terdapat banyak sekali bunga diantara rerumputan hijau, dikawasan ini juga banyak ditemukan para nomaden Tibet tinggal dan berkumpul sepanjang tahun. Ada juga tempat yang sering disebut dengan “Sumber Air Naga Putih”, terdapat sumber mata air begitu segar dan dingin yang bisa langung kita minum. Disini akan terlihat pemandangan pegunungan yang spektakuler. 




Sesekali kita melihat beberapa tenda-tenda para nomaden berada disekitar padang rumput, sekumpulan yak yang sedang merumput, bahkan seorang Tibet yang sedang mengendarai yak menaiki gunung. Sekitar pukul 18.00 kami pun tiba di tenda keluarga nomaden Tibet yang akan tempati untuk malam ini.



Salam Xplorasi…!!!