Sunday, 27 August 2017

Perjalanan Singkat Bersama BSPC di Kuala Lumpur


Perjalanan singkat bersama Bank Sumut Photography Community (BSPC), sebuah komunitas fotografi di Bank Sumut membawa pengalaman yang cukup menarik bagi para fotografer, walaupun tidak semua anggota yang ikut ambil bagian pada hunting BSPC yang dilaksanakan di negeri tetangga Malaysia ini, namun seluruh kegiatan sangat mengasyikkan. Mulai dengan kunjungan ke kota bersejarah Melaka, wilayah administrasi pemerintahan Malaysia di Putra Jaya sampai menyambangi wisata religi di Batu Caves.




Agenda terakhir pada Hunting BSPC goes to Malaysia pada postingan saya kali ini adalah Street Hunting di sekitar Wilayah Kuala Lumpur, melihat berbagai aktivitas sukan/olahraga pada hari minggu pagi di pusat keramaian, seperti bersepeda dan atraksi lainnya. Kemudian mengunjungi Istana Negara Malaysia (sekitar gerbang), mampir sebentar di Taman KLCC, dan beberapa tempat lainnya sebelum kepulangan kami ke Indonesia.




Kuala Lumpur, Malaysia dijadikan sebuah destinasi yang paling di kunjungi oleh orang Indonesia terutama yang berada di wilayah Medan dan sekitar Sumatera Utara. Akses yang cukup mudah, dan jarak tempuh yang tidak terlalu jauh menjadikan alasan seringnya orang Medan berlibur ke Kuala Lumpur. Dalam waktu kurang dari satu jam kita bisa langsung sampai ke luar negeri, penerbangan yang cukup banyak dari Kualanamu menuju ke KLIA atau sebaliknya juga menjadi salah faktor Ibu Kota Negara Malaysia ini sering dikunjungi oleh orang Indonesia.


Salam Xplorasi...!!!

Sunday, 20 August 2017

Menyambangi Batu Caves di Malaysia


Sebuah bukit batu kapur yang memiliki beberapa gua, dan didalamnya terdapat Pura sebagai tempat suci Agama Hindu. Batu Caves berada di Gombak sebelah Utara Kuala Lumpur, Malaysia yang berjarak sekitar 13 km dari kota Kuala Lumpur. Gua Batu merupakan kuil Hindu yang cukup populer diluar India dan dijadikan titik fokus pada festival Hindu Thaipusam di negara Malaysia. Tempat ini dulunya dipromosikan sebagai tempat pemujaan oleh seorang pedagang India yang terinspirasi oleh pintu masuk gua dan mendedikasikan sebuah kuil kepada lord Murugan di dalam gua tersebut.




Pada saat datang ke kompleks Batu Caves ini kita akan disuguhi dengan sebuah patung Dewa Hindu yang menjulang dengan ketinggian sekitar 45 meter terbuat dari batangan baja yang dibawa dari negara tetangga Thailand. Dibelakang patung tersebut terdapat sbuah bukit dengan pintu gua yang cukup besar, juga akan melihat anak tangga yang berjumlah sekitar 275 anak tangga dengan ketinggian hampir 100 meter.




Setelah menapaki anak tangga menuju pintu masuk gua, sedikit terasa lelah namun kita bisa mendapatkan suasana religius khas Hindu di dalam sana, kompleks ini sendiri terdapat tiga gua utama, yang terbesar disebut Gua Katedral atau Gua Kuil. Banyak kisah-kisah dari peribadatan Hindu tergambar pada relief yang ada di dalam gua tersebut. Memiliki sejarah yang cukup menarik yang didirikan oleh salah satu pemimpin pelolpor komunitas India di Malaysia Kolonial.


Salam Xplorasi...!!!

Thursday, 17 August 2017

Melaka, Negeri Bersejarah di Semenanjung Malaysia


Tujuan hunting selanjutnya adalah kota bersejarah di Malaysia, masih bersama Bank Sumut Potography Community (BSPC). Berbicara mengenai Melaka, yang merupakan negeri bersejarah atau dikenal dengan negeri Hang Tuah dimana pada tahun 2008 ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO. Kota ini terletak di pantai barat daya semenanjung Malaysia, berseberangan langsung dengan pulau Sumatera, Indonesia. Negeri yang berasaskan kesultanan Melayu namun saat ini mereka tidak memiliki seorang Sultan.



Ternyata kalau menilik sejarah, Melaka ini memiliki sejarah yang unik yang sangat erat hubungannya dengan Indonesia. Saya juga baru tau sih, ternyata zaman dahulu kala itu yang mendirikan negeri Melaka adalah Prameswara dari kerjaan Sriwijaya, yang pada saat itu kalah perang sehingga melarikan diri ke negeri jiran Malaysia. Nama Melaka diambil dari nama sebuah pohon yaitu pohon Melaka yang berada dipinggir sungai Melaka zaman dulu.




Kota ini sangat kaya dengan peninggalan sejarah, memiliki posisi yang strategis untuk menjadi pusat perdagangan di Asia Tenggara, sehingga bangsa-bangsa Eropa banyak tinggal dan akhirnya menetap di Melaka seperti Inggris, Portugis, Spanyol dan Belanda. Keindahan kota bersejarah ini menjadikannya sebagai salah satu destinasi favorit untuk para pelancong. Karena alasan itu jugalah yang membawa BSPC untuk melaksanakan rangkaian tour di Malaysia dengan melakukan hunting di Melaka.



Banyak sekali tempat-tempat yang unik dan menarik bisa dikunjungi di kota ini, terutama untuk para fotografer, banyak spot yang bisa dijadikan objek untuk fotonya. Beberapa diantaranya adalah mercusuar yang didirikan oleh keajaan Belanda yaitu The Stadthuys yang sekarang dijadikan sebuah museum yang menunjukkan sejarah kota Melaka, ada juga Museum Maritim berupa replica kapal Flower of The Sea, kita juga dapat melihat Kota A Famosa yang dulu didirikan oleh Portugis. Dari sini kita juga dapat menyaksikan matahari terbenam dengan langit yang berwarna kuning keemasan, sungguh menakjubkan.


Salam Xplorasi…!!!

Monday, 14 August 2017

Menyinggahi Kawasan Putra Jaya, Pusat Administrasi Pemerintahan Malaysia


Mengusung konsep kota modern, sebuah kawasan yang tertata rapih, indah dan bersih, jauh dari keriuhan, kebisingan, kemacetan ataupun banjir bisa kita lihat dikawasan Putra Jaya Malaysia. Bersama Bank Sumut Photography Community (BSPC) dalam perjalanan hunting di Malaysia ini kami menyinggahi kawasan yang berada sekitar 30 kilometer dari Kuala Lumpur atau bisa ditempuh dalam waktu 1 jam dari pusat kota Kuala Lumpur. Kota kecil ini terhubung dengan Bandara Internasional Kuala Lumpur dan KLIA Transit. Merupakan ide yang brilian dari mantan Perdana Menteri Malaysia Dr. Mahathir Mohammad yang meniru negara Spanyol dalam hal arsitektur dan tata ruang yang sangat indah dan menarik.



Merelokasi pusat Pemerintahan untuk kenyamanan, dengan suasana yang jauh dari hingar binger kebisingan kota. Untuk memasuki kompleks ini akan terdapat dua jembatan indah yang dapat kita lewati yaitu Jembatan Sri Perdana dan Jembatan Putra. Keputusan pemerintah untuk memindahkan pusat pemerintahannya dari Kuala Lumpur termasuk sukses, bahkan pemerintahan Indonesia berencana melakukan pemindahan pusat pemerintahan dari Ibukota Jakarta. Memang kemacetan yang cukup parah di ibukota negara menjadikan sebuah alasan yang logis kenapa pusat pemerintahan harus dipindahkan. Efek dari pemindahan itu sekarang sudah dirasakan banyak efektivitas dan efisiensi termasuk juga peningkatan produktivitas aparatur negara.



Bagi pecinta fotografi tentunya akan betah berada dikawasan ini, kita bisa melihat banyak arsitektur bangunan yang cukup menarik, beberapa lansekap yang begitu menawan juga bisa didaptkan di tempat ini. Sebuah masjid besar yang bernama Central Mosque yang sangat megah dari sisi arsitektur tentunya sangat menarik jadi objek fotografi. Terdapat juga Istana Perdana Menteri, Gedung Administrasi Pemerintahan dan Kompleks perumahan pejabat Negara.


Salam Xplorasi…!!!

Friday, 11 August 2017

Budaya Tradisional Tersohor "Tari Kecak" dari Pulau Dewata


Selain keindahan alam yang cukup menawan ditawarkan di pulau Bali, kita juga dapat menyaksikan seni tari tradisional yang salah satunya adalah Tari Kecak. Dibawakan oleh puluhan pria dengan ciri khas mengangkat kedua tangannya keatas sambil menyerukan kata-kata “cak cak cak” secara bersamaan atau bergantian sehingga membentuk sebuah irama dan menjadikannya sebagai backsound tanpa menggunakan alat musik. Sebelum “beatbox” terkenal pada zaman sekarang, seni ini sebenaranya sudah dilakukan oleh penari Kecak...



Salah satu tempat yang menawarkan pagelaran tari Kecak di Bali yaitu di Uluwatu dengan background sunset, pertunjukan dijadwalkan pada pukul 18.00 sampai selesai. Sebelum memulai pertunjukkan mungkin kita bisa melihat keindahan tebing pura Uluwatu yang begitu mempesona. Tari Kecak bercerita mengenai tokok Ramayana, namun ada perbedaan penyebutan nama tokok dengan kisah di daerah lain seperti Prambanan misalnya, karena terkait dengan budaya masing-masing.




Panggung pertunjukan semakin dijejali para pengunjung yang tidak mau melewatkan kisah pada pagelaran ini, walaupun mungkin tidak semua yang mengerti tentang jalan ceritanya termasuk saya. Namun pertunjukkan tari sebagai seni budaya tradisional  yang ditampilkan cukup membuat kita terpana bahkan terhipnotis bagi para pengunjungnya. Tari Kecak ini disebut juga dengan “Tari Api” yang berasal dari ritual Sanghyang, dimana penarinya akan berada dalam kondisi yang tidak sadar guna berkomunikasi dengan Tuhan melalui roh para leluhur.




Menurut kebanyakan orang Bali, filosofi yang tertuang dalam kisah Ramayana itu sampai saat ini masih relevan dengan kehidupan sehingga banyak orang tua di Bali menceritakan kisah ini kepada cucu-cucu mereka. Kisah Ramayana sebenarnya tidak hanya tertuang pada pewayangan saja, namun juga dalam lukisan dan seni ukiran. Ajaran yang terkandung merupakan ajaran agama Hindu yang merupakan mayoritas di Pulau Bali.




Letak Uluwatu yang berada di bibir Samudera Hindia menawarkan pagelaran seni budaya tradisional Tari Kecak menjadikannya sebagai magnet utama bagi wisatawan bagi lokal maupun mancanegara yang berkunjung ke Bali. Di dalam kompleks Pura Luhur Uluwatu pementasan tari Kecak tersaji dengan indah sehingga menjadikannya sebagai salah satu pentas open stage paling laris di Pulau Dewata. Jarak yang juga tidak terlalu jauh dari kawasan wisata Kuta sehingga tempat ini jadi destinasi favorit.



Salam Xplorasi…!!!

Monday, 7 August 2017

Secret Beach "Pantai Pandawa", Surga Keindahan Pantai Di Balik Perbukitan


Bicara Pulau Dewata… tentu gak akan ada habisnya, destinasi wisata yang sangat terkenal di seantero dunia ini bahkan lebih dikenal daripada negara Indonesia sendiri, wow.. yah, karena memang para bule mancanegara itu lebih taunya ke Bali. Bahkan para artis maupun pemain bola kelas dunia beberapa diantara mereka sudah pernah menginjakkan kakinya di pulau eksotis yang tersohor diseluruh dunia ini. Selain memiliki pemandangan yang memang luar biasa keindahannya dan mengundang decak kagum bagi siapa saja yang pernah berkunjung kesini. Bali juga sangat terkenal dengan kultur budaya tradisional khas yang sangat kuat...




Kunjungan saya kali ini merupakan yang kedua, memang sih tujuan utamanya bukan untuk travel photography tapi untuk honeymoon dengan istri tercinta, begitupun tetap aja kamera disiapkan untuk jepret keindahan pulau Bali dan segala momen dalam perjalanan singkat saya di pulau yang sangat kental dengan para dewa ini.Destinasi pertama kami menuju ke Pantai yang saat ini sangat populer sebagai objek wisata yang wajib dikunjungi di Bali yaitu Pantai Pandawa yang terletak di Kabupaten Badung.



Dulunya sempat dikenal dengan nama Secret Beachkarena memang letaknya yang tersembunyi di balik perbukitan. Tapi setelah dibukanya akses jalan masuk menuju kesana dengan cara mengeruk bukit, maka keindahan pantai ini menjadi semakin terkenal. Memiliki parkiran yang sangat luas dan cukup memadai bahkan untuk menampung bus pariwisata membuat destinasi ini semakin banyak dikunjungi oleh wisatawan.



Memasuki kawasan pantai ini dari atas perbukitan kita sudah disuguhi keindahan sebuah pantai dengan laut yang berwarna biru terhampar begitu luasnya didepan mata. Lebih mendekat ke pantainya kita akan melihat pasir putih bersih, dengan air yang jernih dan berombak tenang, sehingga memungkinkan para wisatawan untuk berenang, bersantai atau berjemur ditepian pantai sambil menikmati udara segar yang terkesan tidak terkontaminasi oleh polusi.


Salam Xplorasi…!!!
COPYRIGHT © 2015-2019 | XPLORASI